Neuropati Diabetik

Hai sobat, kali ini kita masih membahas tentang penyakit DM. Apakah kaki anda kerap didera rasa nyeri terbakar dan ditusuk-tusuk? Nyeri memberat pada malam hari, dan sangat mengganggu tidur. Waspadalah, mungkin anda sedang didera komplikasi diabetes yang dalam istilah medis dinamakan neuropati diabetik.
neuropati diabetik

Neuropati diabetika adalah gangguan saraf yang disebabkan oleh diabetes. Keluhan ini disebabkan adanya kerusakan pada sistem saraf perifer karena kadar gula darah yang tidak terkontrol. Karena itu, dalam mencegah atau memperlambat perjalanan kerusakan sistem saraf perifer tersebut, yang utama perlu dilakukan adalah kontrol gula darah yang ketat.
Kontrol gula darah dilakukan dengan cara berobat yang teratur, minum obat yang teratur, melakukan modifikasi gaya hidup dalam hal makanan dan aktivitas fisik. Jika kadar gula darah terkontrol, biasanya keluhan pada kaki pun berkurang. Selain itu perlu juga dilakukan perawatan kaki diabetes. Karena baal, kaki menjadi lebih rentan terhadap luka dan infeksi.

Neuropati diabetik umumnya muncul lambat dan memiliki progresivitas yang lambat pula. Gejala yang muncul adalah hilangnya sensasi atau rasa yang bersifat dominasi di ujung-ujung jari. Komplikasi ini adalah salahsatu komplikasi diabetes yang utama. Prevalensi neuropati diabetik adalah kurang lebih 30% dari seluruh penderita DM, komplikasi ini terjadi lebih sering pada orang yang memiliki masalah pengendalian glukosa darah, memiliki kadar lemak darah dan tekanan darah yang tinggi, serta yang memiliki kelebihan berat badan.

Gejala nyeri merupakan keluhan yang umum dijumpai pada penderita dengan neuropati diabetik. Beberapa penelitian epidemiologi menunjukkan bahwa nyeri dijumpai pada 7-13 kasus neuropati diabetik pada saat awal diagnosis.

Prinsip utama penatalaksanaan nyeri neuropati diabetik adalah pengendalian kadar gula darah. Jika pengontrolan kadar gula darah sdah dilakukan, terdapat beberapa obat dapat digunakan untuk mengatasi rasa nyeri, kebas atau baal. Beberapa obat itu adalah penghilang nyeri, antidepresan dosis rendah, dan beberapa obat anti kejang.

Demikian pembahasan kita mengenai neuropati diabetik. Baca juga artikel mengenali diabetes mellitus. Semoga bermanfaat

No comments:

Post a Comment